NVIDIA secara resmi memperluas lini produk kartu grafis workstation profesionalnya melalui kehadiran NVIDIA RTX PRO 5500 Blackwell Workstation Edition.Diposisikan tepat di bawah lini flagship RTX PRO 6000, GPU baru ini menawarkan spesifikasi monster yang menjembatani kebutuhan komputasi tingkat lanjut bagi para kreator, engineer, dan periset kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Ditenagai oleh arsitektur Blackwell terbaru (menggunakan cetakan die GB202 yang dipangkas), RTX PRO 5500 mengusung 21.760 CUDA Cores—angka yang setara dengan kartu grafis flagship kelas konsumer GeForce RTX 5090. Namun, tidak seperti kartu gaming, GPU ini mengantongi sertifikasi driver profesional serta dibekali kapasitas memori masif 84 GB GDDR7 lengkap dengan dukungan Error-Correcting Code (ECC) untuk menjamin stabilitas data mutlak. Konfigurasi memori ini berjalan pada antarmuka lebar dengan bandwidth mencapai 1.398 GB/detik, memungkinkan para profesional memuat dataset AI berukuran raksasa maupun proyek pemodelan 3D yang rumit tanpa hambatan.
Spesifikasi
| Tensor Cores | 5th Generation |
|---|---|
| Ray Tracing Cores | 4th Generation |
| GPU Memory | 84 GB GDDR7 with ECC |
| Memory Bandwith | 1398 GB/sec |
| Max Power Consumption | Up to 600 W |
Dari sisi kapabilitas fungsional, RTX PRO 5500 dirancang untuk menangani beban kerja multi-disiplin modern:
- Agentic & Generative AI: Dengan dukungan Tensor Cores generasi kelima dan Transformer Engine generasi kedua, kartu ini sangat optimal untuk menjalankan inferensi LLM (Large Language Models), agen AI mandiri, dan visi komputer langsung dari meja kerja.
- Simulasi & Fisika AI (NVIDIA Omniverse): Memungkinkan pengembangan aplikasi berbasis OpenUSD, simulasi robotika, serta data sintetis untuk keperluan industrialisasi digital.
- Neural Graphics & Rendering: Dukungan teknologi RTX Neural Shaders dan DLSS 4 menghadirkan rendering fotorealistik secara real-time, mendongkrak produktivitas di industri perfilman, animasi, hingga arsitektur.
Menargetkan infrastruktur rack-mounted workstation modern di ranah enterprise, GPU dengan batas daya (TDP) sebesar 600W ini menawarkan fleksibilitas termal tinggi melalui pilihan pendingin udara (air-cooled) maupun cairan (liquid-cooled). Selain itu, fitur Multi-Instance GPU (MIG) turut disematkan, memungkinkan sistem mempartisi GPU menjadi dua instans terisolasi (masing-masing 42 GB) guna memaksimalkan efisiensi penggunaan sumber daya di dalam tim.
Hingga berita ini diturunkan, NVIDIA belum mengumumkan secara resmi terkait banderol harga dari RTX PRO 5500 Blackwell, namun kehadirannya dipastikan akan menjadi standar baru bagi ekosistem komputasi berperforma tinggi di berbagai sektor industri global.




