Teka-teki mengenai langkah besar Google di ranah komputer jinjing akhirnya terjawab. Setelah berminggu-minggu publik berspekulasi apakah platform laptop generasi terbarunya akan diperkenalkan di ajang IFA Berlin, Google memilih melangkah mandiri. Undangan pers resmi telah dikirimkan untuk acara pratinjau media di New York City yang dijadwalkan pada 15 September 2026.
Berbeda dari gelaran rutin Made by Google yang berfokus pada ekosistem lini ponsel Pixel, panggung khusus ini didedikasikan penuh untuk memperkenalkan platform Googlebook. Inisiatif ini menandai pergeseran strategi terbesar Google dalam mengikis batasan antara sistem operasi seluler (mobile) dan komputer meja (desktop).
'Aluminium OS': Merajut Android dan ChromeOS Jadi Satu
Fokus utama dari gelaran ini terletak pada arsitektur perangkat lunak di balik Googlebook. Google diperkirakan akan meresmikan nama sistem operasi hibrida terbarunya yang selama ini dikenal dengan nama sandi Aluminium OS.
Berbasiskan fondasi Android 17, sistem operasi baru ini dirancang untuk menggabungkan dua keunggulan utama:
- Efisiensi & Produktivitas Web: Mengadopsi pengalaman navigasi cepat berbasis cloud khas ChromeOS.
- Integrasi Aplikasi Lokal (Native): Menjalankan jutaan ekosistem aplikasi Android secara lancar langsung di laptop tanpa emulator lambat.
Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan integrasi lintas perangkat (cross-device) yang kian ketat dari para pesaing seperti macOS milik Apple maupun Windows ARM.

Pusat Navigasi Berbasis AI: Gemini dan Ciri 'Glowbar'
Sesuai arah perkembangan teknologi saat ini, Googlebook dirancang dari dasar sebagai laptop berbasis AI lokal (AI-native). Kecerdasan buatan Gemini tidak lagi sekadar menjadi aplikasi tambahan, melainkan menyatu rapat dengan antarmuka sistem.
Beberapa fitur unggulan yang bocor dan diprediksi hadir meliputi:
- Magic Pointer: Fitur navigasi pintar yang memungkinkan kecerdasan buatan Gemini membaca, menganalisis, dan berinteraksi langsung dengan objek atau dokumen apa pun yang ada di layar.
- Widget Dinamis On-the-Fly: Pengguna dapat meminta Gemini membuatkan widget khusus secara instan berdasarkan kebutuhan alur kerja harian.
- Ciri Khas 'Glowbar': Dokumen paten dan render perangkat yang beredar memperlihatkan strip lampu LED berwarna khas Google pada bagian penutup (lid). Selain mempercantik estetika, Glowbar berfungsi sebagai indikator notifikasi visual saat laptop dalam keadaan tertutup.
Strategi Baru: Didukung 5 Raksasa Hardware Dunia
Berbeda dengan era Pixelbook di mana Google memproduksi seluruh perangkat kerasnya secara mandiri, Googlebook mengusung pendekatan ekosistem terbuka. Google menggandeng lima manufaktur komputer terbesar dunia sebagai mitra peluncuran awal: Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo.
Laporan menunjukkan akan ada sekitar delapan model perangkat yang dipamerkan di New York, mencakup formasi laptop clamshell tradisional hingga perangkat hibrida 2-in-1. Wartawan yang hadir di lokasi diberikan akses penuh untuk melakukan pengujian tolok ukur (benchmark), pengambilan foto, dan perekaman video, sebuah indikasi kuat bahwa jadwal pemasaran resmi di toko-toko akan segera menyusul pada musim gugur 2026.
Langkah ini membuktikan ambisi Google yang tidak lagi menyasar segmen edukasi berbiaya murah belaka, melainkan siap merebut panggung laptop kelas menengah hingga premium.



